HOME
PROFILE
EVENT
ARTICLE
GALLERY
CARRIER
PARTNERS
EMAIL

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.166.172.180
Pengunjung : 1.829.817






Komentar Terbaru :




Newsflash :
SELAMAT KPD SD TARAKANITA 5 JKT YG TELAH MERAIH PRESTASI JUARA FAVORITE GREENMECH, JUARA 2 GREENMECH, JUARA 2 ROBOT FOR MISSION DLM KOMPETISI NASIONAL 2018 GREENMECH & RTM(ROBOT FOR MISSION)YG DISELENGGARAKAN OLEH RUMAH EDUKASI DI UNIV.TARUMANEGARA PD 19/5/18             |             Proficiat kpd Wilhelmine Maria Loe dan Anna Maria Agra Nathanniela(SMA Stella Duce 1, Yogyakarta)yg memperoleh nilai tertinggi dan peringkat 3 UNBK SMA 2018 Jurusan Bahasa dan Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta             |             PROFICIAT KPD LIDIA SANTOSO ( SMA STELLA DUCE 1, YOGYAKARTA ) YG MEMPEROLEH NILAI TERTINGGI UNBK SMA 2018 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA             |             SISWA - SISWI SD, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMP, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             UNTUK PUTRA - PUTRI SMA, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMK TARAKANITA JAKARTA & SMK PIUS X MAGELANG, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             PROFICIAT KPD TK TARAKANITA SOLO BARU, MENJADI JUARA I LOMBA KOOR TINGKAT KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2018             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SISWI SMA STELLA DUCE 2 YOGYAKARTA, PESERTA BEASISWA TARAKANITA-HARIMA, JAPAN) SEBAGAI JUARA PERTAMA (GOLD AWARD) SEKALIGUS JUARA FAVORIT (AUDIENCE AWARD) DALAM SPEECH CONTEST BAHASA JEPANG DI HIMEJI CITY, HYOGO, JEPANG             |             SELAMAT KEPADA SD TARAKANITA 3 ATAS PENGHARGAAN SEBAGAI SEKOLAH PEDULI KEBERSIHAN PROVINSI DKI JAKARTA 2017

Berita Kegiatan :



YANG TERCATAT DARI FOCUS GROUP DSCUSSION KEHUMASAN-PEMASARAN SEKOLAH

Kamis; 08 September 2016 [Admin, YAYASAN TARAKANITA PUSAT] - Berita Umum

   

                  Senin, 5 September 2016, di ruang Rapat Kantor Pusat, dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Kehumasan. Dalam pertemuan tersebut ada  dua agenda, yakni presentasi hasil marketshare tiap unit dan tiaap jenjang.  Dari presentasi ini tampak, bahwa sekolah sudah mulai memetakan  segmen pasar, tingkat kekuatan-kekuatan sekolah, sekolah pesaing, keuatan sekolah pesaing, posisi sekolah kita di antara sekolah-sekolah yang ada dalam suatu area atau satu wilayah, serta strategi yang akan diambil ketika melakukan kegiatan publikasi dan promosi sekolah.

                      Di Sesi II, peserta diajak untuk melihat bagaiamana pengelolaan sekolah beserta dengan pemasaran sekolah itu sendiri. Disadari atau tidak, issue pasar bebas dan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) adalah keniscayaan dan mau tidak mau suka atau tidak suka Tarakanita akan terimbas dampak, bahkan mungkin juga menjadi pelalku dari dinaminka ekonomi dunia dan Asia tersebut. Konkrit dari kenyataan ini, telah hadir sekolah-sekolah baru terutama sekolah-sekolah  asing, atau pura-pura nasional, tetapi tetep saja sekolah luar negeri.  Dan tentu akan berpengaruh pada animo terhadap sekolah (terutama sekolah swasta).  Kondisi seperti itu, menuntut Tarakanita lebih bijak, lebih taktis, dan lebih dan terutama inovatif.

                      Diskusi menjadi menarik ketika peserta diberi pertanyaan retorik oleh narasumber-Ronny Apung-, apakah target Anda benar-benar diukur? Apakah konsekuensinya jika target tidak terpenuhi? misalnya jumlah siswa? Animo? Beranikah Anda menentukan target yang tidak minimalis?konskeuensi apa yang diterima ketika target tidak tercapai? Dengan lugasnya praktisi pemasaran ini menyampaikan bahwa karyawan di perusahaannya akan mendapat konskuensi atas tidak tercapainya target dari tanggungjawabnya. 

                      Lalu bagaimana cara kita (baca: Tarakanita)  merebut kembali pasar yang makin lama lama makin berkurang? Ada beberapa hal: 1) Kita harus berani berubah. Bahwa pendekatan bisnis telah dipakai oleh sekolah-sekolah baru yang hadir saat dan menjadi kompetitor kuat.2) Merumuskan produk unggulan. Visi dan misi menjadi titik tolak dalam menentukan produk unggulan, dan benar- benar sampai pada para pelanggan. 3) Melakukan segmentasi pasar dan strategi promosi yang tepat. Sudahkah kita memetakan segmen pelanggan kita? Lebih baik memelihara kesetiaan pelanggan lama dibanding harus mencari pelanggan baru 4) Berani menetapkan target dan diukur. Kita harus berani menetapkan target pencapaian dan diukur. Untuk bisa mengukur adalah langsung terjun ke lapangan. Ada beberapa organisasi sibuk dengan konsep, konsep selesai disusun, diilepas tanpa pengawalan di lapangan. Dengan terjun langsung ke lapangan, pencapaian target akan terdorong. Hal seperti ini mutlak dilakukan oleh perusahaan koorporasi dengan unit-unit kerja banyak seperti Tarakanita. (ysm)







Komentar - komentar untuk berita ini :
Belum ada komentar pada berita ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Berita Lainnya :