HOME
PROFILE
EVENT
ARTICLE
GALLERY
CAREER
PARTNERS

PPDB 2021/2022


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 3.237.94.109
Pengunjung : 3.149.002


Newsflash :
Mengikuti kebijakan PSBB DKI Jakarta, maka mulai 14 September 2020 s/d 2 Oktober 2020 operasional Kantor dan Sekolah Tarakanita Jakarta ditutup. Kantor tidak menerima tamu. Pendaftaran Peserta Didik/PPDB dan keperluan lain mohon hubungi nomor call center: 08118771984             |             MEMPERTIMBANGKAN SITUASI PANDEMI COVID-19, PEMBERLAKUAN PSBB DKI JAKARTA, DAN DEMI KELANCARAN OPERASIONAL SEKOLAH MAKA YAYASAN TARAKANITA MEMUTUSKAN MELAKUKAN PENUNDAAN RELOKASI SD TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 1 KE JL. PULO RAYA IV/17, DAN SMK TARAKANITA KE JL. WOLTER MONGINSIDI 118. RELOKASI AKAN DILAKUKAN 1 JANUARI 2021. UNTUK KBM SEMESTER I 2020-2021 AKAN TETAP DILAKSANAKAN DI LOKASI SEKOLAH SAAT INI.             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA No : 128/BP.keb/YT/IV/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH ( PJJ ) PESERTA DIDIK, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 30 APRIL 2020. MASUK SEKOLAH KEMBALI TANGGAL 4 MEI 2020, DENGAN CATATAN SITUASI DAN KONDISI SUDAH MEMUNGKINKAN.             |             2. KARYAWAN KANTOR PUSAT, KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH TARAKANITA TANGERANG, SURABAYA, JAKARTA MELAKUKAN PEKERJAAN DARI RUMAH ( WORK FROM HOME ) SECARA PENUH TANGGAL 15 - 24 APRIL 2020, DAN MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING DIMULAI PADA TANGGAL 27 APRIL 2020. KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH DI BENGKULU, LAHAT, JAWA TENGAH, DAN YOGYAKARTA MULAI TANGGAL 15 APRIL 2020 MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING ( BERGANTIAN ). TERIMA KASIH             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA NO : 123/BP.skpjj/YT/III/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PPJ) / DARING UNTUK PESERTA DIDIK DAN WORK FROM HOME PENUH (UNTUK WILAYAH JAKARTA, TANGERANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN JAWA TENGAH) MAUPUN SHIFTING ( UNTUK WILAYAH BENGKULU DAN LAHAT) UNTUK KARYAWAN, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 3 APRIL 2020             |             2. TANGGAL 6 S.D 14 APRIL 2020 LIBUR PASKAH UNTUK SELURUH SISWA DAN KARYAWAN             |             3. TANGGAL 15 APRIL 2020 DIRENCANAKAN MASUK KERJA DAN SEKOLAH SEPERTI BIASA, DENGAN MELIHAT SITUASI DAN KONDISI, YANG AKAN DIPUTUSKAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA KEMUDIAN. TERIMA KASIH             |             * UNTUK SEMENTARA BERLAKU DI TARAKANITA WILAYAH JAKARTA & TANGERANG, UNTUK WILAYAH LAIN BERLAKU SHIFTING / KARYAWAN BERGANTIAN WORK FROM HOME.

Artikel :



Inovasi Berkelanjutan, Bagaimana Mungkin?


Sabtu; 31 May 2014 [Admin, YAYASAN TARAKANITA PUSAT] - Artikel Umum

“Setiap dari kita pernah berada pada fase paling kreatif, maka menjadi pribadi yang inovatif sejatinya hanya perlu diingatkan”, demikian statemen pembuka Tubagus Hanafi S., MBA, MSI pada sarasehan terbuka bertema Innovation vs Management Excellence. Penelitian mengenai tingkat kreatifitas seseorang berdasarkan karakteristik usia membuktikan hal tersebut. Pada usia anak kurang lebih 5 tahun, seorang anak bisa berfikir dan menemukan koneksi sampai dengan 50 hal dari satu hal sama, sementara 5 tahun sesudahnya anak bisa menggali koneksi sampai dengan 30 hal. Menginjak usia di atas 25 tahun, seseorang bisa menemukan koneksi tidak lebih dari 15 hal jika ditanya tentang manfaat dari satu benda di luar fungsi utamanya.

Semakin berkurangnya koneksi ide sementara pengalaman semakin banyak bukan karena seseorang tidak kreatif, salah satu sebabnya adalah karena berpikir kreatif sering berjalan beriringan dengan ketakutan akan salah, dianggap aneh, lucu, dan tidak masuk akal. Simak saja pengalaman Sosrodjojo ketika memutuskan untuk menjual produk teh manis di dalam botol, sementara ketika itu orang hanya mengenal minuman bersoda yang dijual masal. Atau juga pengalaman Tirto Utomo yang memutuskan keluar dari Pertamina dan banting setir menjual air mineral dalam botol kemasan.

Rupanya berpikir kreatif juga sangat dipengaruhi oleh lingkungannya dengan cara pandang orang-orang yang ada di dalamnya. Menjadi penting untuk memastikan bahwa lingkungan sekitar kita juga terbuka terhadap pemikiran-pemikiran kreatif dan inovatif itu. Lingkungan kreatif harus dikondisikan, bahkan bila perlu ditentukan kesepakatan-kesepakatan seperti misalnya dijamin adanya kebebasan orang untuk berbicara apapun bahkan aneh sekalipun, tidak adanya judge terhadap apa yang disampaikan, tidak mematikan ide di awal, terbuka terhadap berbagai resiko yang mungkin saja muncul, open mind dan juga berani berpikir out of the box.

Apa pentingnya continuous innovation? Inovasi berkelanjutan merupakan syarat agar apapun yang kita kelola dapat tumbuh dan bertahan (survive). Sementara itu, agar kita dapat maju maka diperlukan keseimbangan antara inovasi dan pengelolaan manajemen, khususnya berkaitan 4 hal yaitu: paradigma (cara pandang terhadap sesuatu), produk dan service yang baru, posisi baru serta proses yang juga menekankan kebaruan.

Continuous innovation bagaimanapun harus terus-menerus diusahakan melalui proses design thinking melalui langkah-langkah kreatif yang diawali dari proses empati (memahami dan menggali kebutuhan), mendefinisikan kebutuhan dan mengumpulkan berbagai macam ide, menganalisa dan memilih dari sekian banyak ide, merumuskan desain dan menyampaikan rancangan alternatif atas hasil pemikiran kreatif tersebut. Melalui langkah-langkah tersebut, kita dibantu untuk berpikir kreatif dan inovatif secara terstruktur sekaligus memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan.
*Amb. Sigit Kristiantoro (Kasub.Div.Pengembangan Kesiswaan)





Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :